Home / Uncategorized / Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad Dorong Kiprah KNTI Kota Batam

Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad Dorong Kiprah KNTI Kota Batam

 .

MARITIMRAYA.Com, BATAM – Wakil walikota (Wawako) Batam Amsakar Ahmad menerima kunjungan Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (DPD – KNTI ) Kota Batam pada Kamis (21/10) diruang kerja Wawako Batam.

Adapun daftar pengurus DPD KNTI Kota Batam yang hadir Antara lain, Ketua Umum, Amrah Fahnani SH, Sekretaris Jendral, Ir. Herry Irianto, Bendahara Umum, Amrullah Mursalim serta Ketua Bidang Riset dan Teknologi Pendidikan dan pelatihan terapan, Zulhendri ST.

Dengan agenda silaturahmi dan audensi  Hasil survei sekitar  500 nelayan tradisional  di Batam di kampung nelayan antara lain,  Belakang Padang, Pulau Terong, Patam Lestari, Tanjung Riau, Sambau, Kelembak, Bengkong, Batu Ampar dan Pulau Ngenang.

 Survey menghimpun data  sebagai acuan guna memberikan masukan kepada pemerintah dalam meningkatkan  kesejahteraan nelayan, dengan sesi pertanyaan  meliputi, pendidikan, penghasilan, tanggungan keluarga, dan kendala mengakses  BBM bersubsidi untuk nelayan tradisional dan kecil, yang dicacah oleh surveyor KNTI Kota Batam.

Sekretaris Jendral KNTI Kota Batam, Ir, Herry Irianto kepada awak media menyampaikan pertemuan dengan Wawako Batam yakni agenda silahturahmi, laporan program KNTI Kota Batam serta rencana mengadakan seminar Evaluasi BBM bersubsidi bagi nelayan tradisional dan kecil.

Dikatakanya hasil pertemuan dengan Wawako  sekitar satu jam, menghasilkan respon positif serta mendorong KNTI Kota Batam berkiprah untuk nelayan yang lebih baik.

” Alhamdullilah Bapak Wawako juga memiliki kepedulian yang tinggi untuk kesejahteraan nelayan, beliau apresiasi kegiatan survey yang kami lakukan dan  mendukung rencana diadakan kegiatan seminar”, Ujar Herry. 

Dikatakan Herry bahwa kegiatan survey kepada nelayan tradisional dan kecil telah selesai dilakukan secara serentak dari DPW, DPD dan DPC KNTI Se Indonesia. ” Data survey ini real kita dapatkan langsung dari nelayan dan selanjutnya sebagai laporan ke KNTI Pusat” Terangnya.** red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *