BATAM, maritimraya.com (mara) – Seorang pemuda bernama Sakaria Jerianto (23) dilaporkan terjatuh dari Kapal Tamark 2 di Perairan Tanjung Pinggir, Kota Batam, pada Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Hingga saat ini, korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Pejabat Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Batam, Dedius S saat dihubungi awak media pada Minggu (18/1/2926) membenarkan kejadian tersebut dan pihak nya bersama instansi terkait tengah mencari keberadaan korban.
Lokasi kejadian berada pada koordinat 01°09.487’ LU dan 103°56.222’ BT, dengan jarak sekitar ±3 mil laut dari Dermaga Basarnas Sekupang Batam dan radial 20 derajat.
Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki, berusia 23 tahun, dan berasal dari Kabupaten Toraja, Sulawesi Selatan. Dalam data sementara, korban tercatat sebagai DP (Dalam Pencarian) sebanyak satu orang.
Untuk melakukan pencarian, unsur SAR gabungan telah dikerahkan, melibatkan:
Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Pos SAR Batam, Ditpolairud Polda Kepri, KPLP Batam, VTS Batam, Polairud Polresta Barelang, pihak Agen Tamark 02, serta nelayan tempatan.
Ketua Dewan Pengurus Cabang Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (DPC KNTI)Kecamatan Sekupang Batam, Bambang Lestari kepada awak media mengatakan telah mendapat inpormasi dari pihak kapal Tamark 2 guna membantu pencaharian ABK kapal jatuh diperairan Tanjung pinggir.
Namun sejauh ini para nelayan yang sedang menjala ikan dan memancing diperairan Tanjung pinggir Kecamatan Sekupang Batam belum menemukan keberadaan korban, hal ini salah satunya dikarenakan musim angin laut kencang dan ombak cukup tinggi.
” inpormasi dari rekan laut korban bersama dua ABK sedang main bola didek kapal Tamark 2, lalu bola jatuh kelaut, sejurus kemudian korban terjun untuk mengambil Bola, walau sempat dilarang rekannya, namun diduga kencangnya angin korban hanyut,” Ucapnya
” hingga kini kami belum melihat tanda – tanda korban dipermukaan laut” Ujarnya
Sejumlah alat utama dan peralatan SAR turut digunakan dalam operasi pencarian, di antaranya Rescue Car Type II, RIB 03 Batam, Sea Rider 02 Ditpolairud Polda Kepri, KP XXX-28-1001 Polairud Polresta Barelang, KN.P 544 KPLP, drone thermal, alat komunikasi, responder bag, serta peralatan evakuasi.
Tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan harapan korban segera ditemukan. Operasi pencarian akan terus dilanjutkan sesuai prosedur yang berlaku. ** Am











