Home / Kemaritiman / Kondisi Dermaga Pelabuhan Macgobar Batam Memprihatinkan, Lantai Beton Terancam Ambruk

Kondisi Dermaga Pelabuhan Macgobar Batam Memprihatinkan, Lantai Beton Terancam Ambruk

Batam, maritimraya.com (mara) – Kondisi Dermaga Pelabuhan Macgobar di kawasan Batu Ampar, Kota Batam, semakin memprihatinkan. Khususnya dermaga sisi timur sepanjang sekitar 100 meter, lantai beton dermaga dilaporkan mengalami kerusakan parah dan terancam ambruk akibat abrasi.

Pelabuhan yang dikelola oleh Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam ini memiliki bentuk menyerupai huruf “Z” dan berhadapan langsung dengan perusahaan asing pelabuhan khusus pembangunan rig lepas pantai PT McDermott. Aktivitas di Pelabuhan Macgobar meliputi bongkar muat barang curah kering dan curah cair untuk kebutuhan industri.

Ketua LSM Gerakan Pemberantas Korupsi (Gebuki), Thomas AE, mengatakan bahwa abrasi yang terjadi telah mengikis tanah hingga mencapai lantai beton dermaga. Hal tersebut dinilai menunjukkan lemahnya kepedulian pengelola pelabuhan terhadap keselamatan.

“Kondisi ini sangat membahayakan keselamatan pengguna jasa, kendaraan angkutan barang, serta alat berat seperti crane,” ujar Thomas kepada awak media.

Ia juga mendesak instansi terkait keselamatan kepelabuhanan untuk segera meninjau kondisi Pelabuhan Macgobar. Menurutnya, pengguna jasa pelabuhan tetap melakukan aktivitas dan membayar biaya pelayanan, namun keselamatan justru terabaikan.

“Jangan hanya menerima Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), sementara keselamatan pengguna jasa diabaikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Thomas mendesak Kepala BP Batam untuk mencopot Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam yang dinilai tidak kompeten dan berpotensi mencoreng citra institusi.

Pantauan awak media di lokasi menunjukkan beton penahan gelombang di sisi timur pelabuhan telah roboh dan berserakan di kolam bandar. Sementara itu, di sisi kiri dermaga sepanjang sekitar 70 meter masih beroperasi dua kapal KLM yang sandar untuk bongkar muat sembako, sayuran, dan makanan kemasan dengan rute Dumai–Batam.

Terlihat air laut telah mengikis tanah bekas beton yang runtuh hingga kedalaman sekitar 1 hingga 5 meter, kondisi yang dinilai sangat berisiko bagi keselamatan aktivitas pelabuhan.

Berdasarkan data yang dihimpun awak media, kerusakan dermaga tersebut telah berlangsung lebih dari 10 tahun tanpa perbaikan signifikan, sehingga kondisinya kini semakin mengkhawatirkan.

Saat ditemui, petugas Satuan Wilayah Kerja (Satwilker) Pelabuhan Macgobar, Zainul Abidin, pada Selasa sore (27/1/2026), mengatakan dirinya baru tiga bulan bertugas di pelabuhan tersebut sejak dipindahkan pada September 2025.

“Kami ditugaskan di sini sejak September lalu. Untuk rencana perbaikan saya belum mengetahui, namun jika dianggarkan biasanya pengerjaan dilakukan sekitar bulan April,” ujarnya.

Adapun pelabuhan yang dikelolah BP Batam meliputi : Pelabuhan Macgobar, Pelabuhan Umum Batu Ampar, Pelabuhan Umum Beton Sekupang, Pelabuhan Domestik Sekupang, serta Pelabuhan Domestik Telaga Punggur ** Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *