Home / Batam / Yayasan Eka Dharma Batam Gelar Dialog Terbuka Rencana Bangun Gedung Sepadan Lingkungan Warga KSB RW 10 Patam Lestari Sekupang Batam

Yayasan Eka Dharma Batam Gelar Dialog Terbuka Rencana Bangun Gedung Sepadan Lingkungan Warga KSB RW 10 Patam Lestari Sekupang Batam

Batam, maritimraya.com (mara) – Yayasan Eka Dharma Batam mengadakan silaturahmi dan dialog terbuka terkait rencana pembangunan yayasan bersama perwakilan warga Perumahan KSB RW 10 Tiban Mentarau, Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang, Sabtu malam (14/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gerai Kelong Arjam, Tiban Mentarau, tersebut berjalan dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Tampak hadir dalam acara tersebut Lurah Patam Lestari, Redo Lithrony Fourty Grav S.IP, M.IP, Ketua Yayasan Eka Dharma Batam yang diwakili oleh Sekretaris Erwin Die; Ketua RW 10 Patam Lestari, Idris Amin; perangkat RT di lingkungan Perumahan KSB; tokoh masyarakat; serta puluhan warga undangan.

Dalam sambutannya, Lurah Patam Lestari, Redo Lithrony Fourty Grav, menyampaikan bahwa dirinya secara khusus meluangkan waktu untuk menghadiri pertemuan tersebut.

“Saya menyempatkan hadir karena malam ini juga akan menghadiri pembukaan MTQH tingkat kecamatan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pertemuan silaturahmi dan dialog terbuka ini merupakan langkah positif dalam membangun komunikasi antara yayasan dan masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi kunci terciptanya kerukunan serta pencegahan potensi persoalan di kemudian hari.

Dikatakannya, Perumahan KSB menjadi salah satu prioritas penanganan banjir di wilayahnya. Beberapa hari lalu, kawasan tersebut menjadi pusat pelaksanaan Gerakan Masyarakat ASRI tingkat Kecamatan Sekupang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan pelajar, dengan agenda pembersihan drainase sepanjang kurang lebih 300 meter yang belum disemen dan rawan menimbulkan genangan akibat endapan lumpur. Pemerintah terus memperjuangkan program penyemenan drainase melalui instansi terkait.

Selanjutnya, Ketua RW 10 Patam Lestari, Idris Amin, menyampaikan pertemuan silaturahmi dan dialog ini merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya bersama warga yang berbatasan langsung dengan lokasi rencana pembangunan yayasan. Ia menegaskan pentingnya keterbukaan informasi agar masyarakat memahami rencana pembangunan secara menyeluruh.

Disampaikanya Perumahan KSB memiliki luas sekitar 20 hektare. Namun, fasilitas umum dan sarana prasarana, khususnya pembangunan drainase, belum memadai.

“Sejak tahun 2024 saya telah mengusulkan pembangunan drainase dan saat itu sudah masuk dalam satuan kerja perangkat daerah di BMSDA, tetapi belum terealisasi. Kami berharap kehadiran pembangunan Yayasan Eka Dharma Batam dapat turut mendorong percepatan realisasi infrastruktur yang dibutuhkan warga,” ujarnya.

Perwakilan tokoh masyarakat RW 10, Khairuddin Mingka, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya dialog tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi ruang komunikasi yang baik antara pengurus yayasan dan warga.

Ia memberikan masukan agar dalam proses pembangunan nantinya tetap memperhatikan aspek lingkungan, meminimalkan potensi polusi, serta menyediakan ruang penghijauan. Menurutnya, pembangunan yang memperhatikan kelestarian lingkungan akan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Sementara itu, Sekretaris Yayasan Eka Dharma Batam, Erwin Die, menjelaskan bahwa silaturahmi dan dialog ini bertujuan untuk menyampaikan maksud dan tujuan pembangunan secara terbuka agar dapat dipahami dengan jelas oleh warga.

Ia menyampaikan rencana pembangunan gedung yayasan yang berlokasi di seberang Jalan Blok I Perumahan KSB Tiban Mentarau, di atas lahan seluas kurang lebih 1.245 meter persegi. Gedung tersebut direncanakan untuk kegiatan pendidikan, sosial, dan keagamaan.

“Sejak awal, kami merencanakan pendirian yayasan dengan semangat hidup berdampingan dalam masyarakat yang dilandasi sikap saling menghormati, menjaga kerukunan, serta mendengarkan masukan warga dan mengikuti peraturan serta ketentuan yang berlaku,” katanya.

Erwin juga memperkenalkan profil singkat Yayasan Eka Dharma Batam sebagai yayasan keagamaan Buddha yang berdiri sejak 2010 dan telah memiliki kegiatan di Tanjungpinang serta Surabaya. Yayasan tersebut bergerak di bidang sosial dan pendidikan dengan lima dasar ajaran, salah satunya menebarkan kebaikan serta menerapkan pola hidup vegetarian.

Kegiatan silaturahmi dan dialog ditutup dengan ramah tamah serta saling bersalaman antara pengurus yayasan dan warga sebagai simbol kebersamaan, demi terciptanya lingkungan yang aman, rukun, dan harmonis di Perumahan KSB Tiban Mentarau.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *