Beranda / Batam / Empat Kontainer Bantuan Kemanusiaan untuk NTT Dikirim dari Batam Menggunakan KM Kelud

Empat Kontainer Bantuan Kemanusiaan untuk NTT Dikirim dari Batam Menggunakan KM Kelud

Batam, maritimraya.com (MARA) – Ratusan kardus berisi bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) terkumpul di gudang barang Pelabuhan Umum Bintang 99 Persada, Batu Ampar, Batam, Rabu (26/8/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari aksi kemanusiaan masyarakat maritim Batam yang dikoordinasikan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam. Seluruh bantuan selanjutnya diangkut menggunakan kapal Pelni KM Kelud dengan rute Batam–Tanjung Priok, Jakarta.

Petugas KSOP Khusus Batam, Andi Setiawan, saat dihubungi awak media mengatakan, proses penerimaan barang bantuan ditutup pada Rabu siang sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah itu, seluruh barang dipersiapkan untuk dimuat ke kapal KM Kelud.

“Untuk lebih jelasnya, hubungi Humas KSOP saja, Pak,” ujar Andi.

Secara terpisah, Kepala Cabang PT Pelni Batam, Duta Kesuma Putra, membenarkan adanya pengangkutan bantuan kemanusiaan dari Batam untuk NTT.

Menurutnya, bantuan yang terkumpul terdiri atas berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari sembako, mi instan, pakaian, selimut, susu hingga popok bayi dan kebutuhan lainnya.

“Ada empat TEU kontainer yang dimuat di atas kapal sebagai bantuan maritim Batam untuk NTT,” kata Duta.

Duta menjelaskan, empat kontainer bantuan tersebut telah dimuat ke kapal KM Kelud sesuai jadwal keberangkatan. Kapal dijadwalkan bertolak dari Batam menuju Tanjung Priok, Jakarta, pada Rabu sekitar pukul 16.00 WIB.

Ia menyebut bantuan tersebut merupakan program “Bantuan Maritim Batam untuk NTT” yang dikoordinasikan oleh KSOP Khusus Batam.

Setibanya di Pelabuhan Tanjung Priok, empat kontainer bantuan tersebut akan dipindahkan ke kapal Pelni yang melayani rute Jakarta–Maumere, NTT.

“Sesampainya di Pelabuhan Tanjung Priok, empat TEU peti kemas tersebut akan dipindahkan ke kapal Pelni rute Jakarta–Maumere,” ujarnya.

Dikumpulkan Selama Tiga Hari

Pengumpulan bantuan kemanusiaan tersebut sebelumnya diawali dengan surat KSOP Khusus Batam tertanggal 21 Agustus 2026.

Surat bernomor UM.209/7/14/KSOP.BTM/2026 itu berisi permohonan bantuan penanganan bencana di NTT yang ditujukan kepada sekitar 226 perusahaan dan pelaku usaha yang bergerak di sektor industri maritim, pelabuhan umum, pelabuhan khusus, pelayaran nasional (Pelnas), pelayaran rakyat (Pelra), serta asosiasi kepelabuhanan di Batam.

Dalam surat tersebut, KSOP Khusus Batam mengajak seluruh pihak terkait untuk berpartisipasi dalam penggalangan dan penyaluran donasi kemanusiaan bagi masyarakat NTT.

Pengumpulan donasi dipusatkan di gudang Pelabuhan Bintang 99 Persada dan dilaksanakan selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Agustus 2026.

Surat tersebut ditandatangani Kepala KSOP Khusus Batam melalui Pelaksana Harian KSOP Khusus Batam, Hendra Sucipto, S.Si.T., M.M., M.Mar.E.

Pelaksana Harian KSOP Khusus Batam yang juga menjabat Kepala Bidang Kelaiklautan Kapal, Hendra Sucipto, saat dikonfirmasi membenarkan pelaksanaan pengumpulan donasi kemanusiaan tersebut.

Hendra mengatakan, bantuan yang terkumpul telah diproses sesuai ketentuan yang berlaku di Batam, mengingat Batam memiliki status sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas atau Free Trade Zone (FTZ).

“Donasi barang telah terkumpul sesuai aturan di Batam karena Batam statusnya FTZ. Jadi, terkait barang bantuan masyarakat maritim, Bea Cukai dan Dinas Sosial Batam,” ujarnya.

Pengiriman empat kontainer bantuan dari Batam tersebut menjadi bagian dari upaya masyarakat dan pelaku usaha sektor maritim untuk membantu meringankan beban masyarakat NTT yang terdampak bencana.

Melalui jalur laut, bantuan diharapkan dapat diteruskan hingga ke wilayah tujuan dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.**Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *