Home / Uncategorized / Armen (54) korban Kecelakaan Beruntun di Jalan Bukit Daeng Batu Aji Akhirnya Meninggal

Armen (54) korban Kecelakaan Beruntun di Jalan Bukit Daeng Batu Aji Akhirnya Meninggal

MARITIMRAYA.COM – BATAM, Armen (54 th) salah satu korban kecelakaan beruntun dijalan raya bukit daeng batu aji Batam pada 22 mei bulan lalu akhirnya meninggal dunia pada Jumat sore (21/6/2024) di RS Embung Fatimah Batu Aji Batam.

Sejumlah kerabat dan keluarga korban  tampak mendatangi RS Embung Fatimah

korban  mengalami luka – luka dan patah tulang di bagian pinggul belakang dan selama hampir sebulan menjalani perawatan baik di RS maupun di klinik pengobatan patah tulang tradisional sebagai upaya kesembuhan, namun tidak tertolong hingga menghembuskan napas terakhir

Ketua pembina paguyuban HIKAB  Jambi Edi Vitria mengatakan jenazah masih  berada di RS Embung Fatimah dan akan diberangkatkan pagi Sabtu ke bandara Tabing (Sumbar) selanjutnya dikebumikan di kampung halaman kabupaten Bungo Provinsi Jambi.

” Malam ini  kami menyelesaikan administrasi di RS Embung Fatimah dan membuat laporan ke unit Laka Polresta Barelang, selanjutnya pagi Sabtu Zenajah diberangkatka ke kampung halaman Bungo – Jambi untuk dikebumikan.” Ucapnya

” Dan selanjutnya kami akan mendampingi keluarga korban untuk membuat laporan ke Unit Laka Lantas Polresta Barelang” Ujar Edi Vitria

Petugas unit 2 Laka lantas Polresta Barelang saat ditemui awak media terkait insiden tabrakan beruntun di jalan bukit daeng batu aji membenarkan pihaknya yang menanganinya.

Dikatakanya Armen korban pertama meninggal pada kecelakaan beruntun terjadi sebulan lalu (22/5),

‘ kami tidak bisa memberi keterangan  silahkan Bapak temui atasan kami Kanit Laka Lantas” ujarnya

Seperti diketahui sebanyak 9 sepeda motor dan satu mobil di tabrak secara beruntun oleh bus karyawan Kabil yang menyebabkan korban pengendara motor jatuh terpental Luka- luka.

Diduga bus Karyawan mengalami rem blong di jalan bukit daeng mengakibatkan  kendaraan roda dua jatuh dan   korban terpental  mengalami cederah.**red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *