Batam, maritimraya.com (mara) – Pembersihan tumpukan kantong plastik berisi limbah cair di pesisir Dangas, Tangga Seribu, Pantai Senggara, serta Sungai Dalam Dangas mulai menunjukkan hasil signifikan. Kondisi ini tidak terlepas dari penanganan awal yang dilakukan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Uban bersama Pertamina Port and Logistics melalui penggelaran oil boom di sekitar Kapal LCT Mutiara Garlib Samudera pascakejadian kandas.
Salah seorang nelayan tradisional setempat, Haris, mengatakan pembersihan lanjutan dilakukan secara gotong royong oleh nelayan kecil dan tradisional, masyarakat tempatan, serta ibu-ibu di kawasan pesisir.
“Pekerjaan pembersihan ini hampir selesai. Tinggal sekitar 10 persen di area ujung Dangas, insyaallah besok rampung,” ujar Haris saat dihubungi.
Pantauan awak media pada Selasa (3/2/2026) menunjukkan kawasan Pantai Senggara, Tangga Seribu, dan pesisir Dangas telah bersih dari tumpukan kantong plastik berisi limbah cair. Terlihat nelayan kecil dan tradisional bersama masyarakat tempatan bahu-membahu melakukan pembersihan di sepanjang pesisir.
Sebelumnya, petugas Pangkalan PLP Tanjung Uban bersama Pertamina Port and Logistics melakukan langkah antisipasi dengan menggelar oil boom mengelilingi Kapal LCT Mutiara Garlib Samudera yang kandas, guna mencegah meluasnya sebaran limbah ke perairan sekitar.
Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Pangkalan PLP Tanjung Uban, Alfaizul, menyampaikan bahwa dalam operasi tersebut pihaknya mengerahkan sejumlah armada laut.
“Armada Pangkalan PLP Tanjung Uban mengoperasikan Kapal KN Sarotama, KN Kalimasada, serta rubber boat untuk penggelaran oil boom di sekitar kapal,” jelas Alfaizul.
Dengan langkah cepat Pangkalan PLP Tanjung Uban serta dukungan aktif masyarakat, pencemaran di pesisir Dangas berhasil dikendalikan dan kondisi lingkungan secara bertahap kembali pulih.**











