Sel. Des 10th, 2019

Maritim Raya

Jelajah peristiwa dari hulu hingga hilir

Potret Penanggulangan Pencemaran Limbah Cair di Pulau Belakang Padang Kota Batam.

2 min read

Maritimraya.com – Batam, Aksi penanggulangan pencemaran limbah slog oil oleh tim  dari petugas Pos Syahbandar Pulau Sambu bersama petugas Pertamina Pulau Sambu   di perairan  belakang padang yang terjadi minggu ( 17/11 ) terpotret  di beberapa titik lokasi pencemaran limbah cair dengan menggunakan berbagai macam peralatan

Kepalah Wilayah Kerja Syahbandar Pulau Sambu Aidil Rohman mengatakan pada maritimraya.com pihaknya secara resmi melayangkan surat kepada pertamina Pulau sambu untuk mengerahkan Tim dan peralatan penanggulangan pencemaran limbah di perairan belakang padang .” Ada dua unit kapal yakni Marine Surveyor dari Syahbandar Pulau Sambu dan speedboat Pertamina Pulau Sambu “ Ujar Aidil.

Dikatakanya operasi penyelamatan lingkungan dilakukan Selama dua hari (Minggu, Senin )  guna menanggulangi pencemaran limbah di perairan Belakang padang  menggunakan peralatan penyemprotan Dispersan dan mencedok oli kental masuk ke karung _karung goni.

“Sample Limbah telah dibawah ke laborotorium “Ujar Aidil.

Ditegaskan  Aidil bahwa limbah tersebut bukan tumpahan minyak dari kapal yang sedang bongkar muat di pertamina Sambu karna Saat terjadi pencemaran tidak ada kapal yang sandar di pertamina Sambu, Hal ini menepis berbagai dugaan yang berspekulasi pencemaran limbah cair terjadi akibat :kapal bocor, tumpahan minyak dan sengaja di buang ke laut.

“ Tidak ada kapal sandar dan bongkar muat di Pertamina Pulau Sambu, dan ini limbah kotor kemungkinan di buang kapal yang lewat malam hari “ Ujarnya.

Pencemaran limbah cair di perairan belakang padang yang dikenal sebutan pulau penawar rindu hampir setiap tahun terjadi dan berdampak bagi kerusakan lingkungan dan terancam kehidupan biota laut, serta mengancam  pencaharian nelayan tradisional.

Aleng ketua rumpun nelayan Belakang Padang pada maritimraya.com saat di hubungi mengatakan badan  kapal jenis pancung miliknya kotor dilumuri minyak hitam akibat tumpahan minyak , selain itu kolong – kolong rumah masih banyak limbah cair tebal tergenang di kolong –kolong pasar da rumah –rumah di belakang padang. “Kita susah mau klaim (Ganti Untung ), dan berharap pencemaran limbah  ini tidak terjadi lagi”Tutupnya. ** A.Mursalim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *