Beranda / Berita Utama / Resmi Pimpin Polri, Kapolri Suyudi Ario Seto Prioritaskan Pelayanan Publik dan Penegakan Hukum yang Adil

Resmi Pimpin Polri, Kapolri Suyudi Ario Seto Prioritaskan Pelayanan Publik dan Penegakan Hukum yang Adil

JAKARTA, maritimraya.com (MARA) – Tongkat kepemimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi beralih kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Bersamaan dengan itu, Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat dilantik sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri).

Pergantian pimpinan di tubuh Korps Bhayangkara tersebut menjadi awal kepemimpinan baru yang membawa sejumlah agenda penting, terutama peningkatan kualitas pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, serta penguatan hubungan antara polisi dan masyarakat.

Usai pelantikan, Suyudi menegaskan bahwa langkah awal kepemimpinannya akan difokuskan pada konsolidasi internal dan evaluasi program yang telah berjalan. Program yang dinilai baik akan dilanjutkan, sedangkan bagian yang masih memerlukan perbaikan akan menjadi sasaran pembenahan.

Dikutip dari keterangan resmi Sekretariat Negara, Suyudi juga menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat. Melalui program kerja bertajuk Polisi Bersama Masyarakat, ia ingin mendorong pelayanan yang lebih responsif serta penanganan persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat secara cepat.

Selain pembenahan pelayanan dan penegakan hukum, Suyudi menyebut pemberantasan narkotika, penyelundupan, dan perjudian daring sebagai persoalan yang mendapat perhatian serius dari Presiden Prabowo. Berbagai persoalan tersebut akan menjadi bagian dari pemetaan masalah untuk menentukan langkah prioritas Polri ke depan.

Pelantikan Suyudi dan Wahyu didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 96/POLRI Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kapolri serta Keputusan Presiden Nomor 97/POLRI Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakapolri. Keduanya ditetapkan di Jakarta pada 1 Oktober 2026.

Suyudi, yang lahir di Jakarta pada 14 Juli 1973, merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1994. Sebelum dipercaya memimpin Polri, ia menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak 25 Agustus 2025. Dalam pelantikan tersebut, pangkatnya dinaikkan dari komisaris jenderal menjadi jenderal polisi.

Sementara itu, Wahyu Hadiningrat, kelahiran Bandung, 4 Juni 1970, merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1992. Sebelum dilantik sebagai Wakapolri, ia menjabat Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran. Wahyu menggantikan Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, sedangkan Suyudi menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Dengan dimulainya kepemimpinan baru tersebut, perhatian publik kini tertuju pada realisasi agenda pembenahan Polri, khususnya dalam memberikan pelayanan yang profesional, menegakkan hukum secara adil, dan membangun kepercayaan masyarakat. Komitmen yang disampaikan seusai pelantikan akan menjadi salah satu tolok ukur dalam menilai langkah awal kepemimpinan Suyudi bersama Wahyu di tubuh Polri. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *