
Batam, maritimraya.com (MARA) – Badan Musyawarah Keluarga Jambi (BMKJ) Kota Batam menggelar seminar penguatan ideologi Pancasila dengan melibatkan sekitar 100 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Kegiatan ini menjadi upaya memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa sekaligus menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Kota Batam.
Seminar berlangsung di Nagoya Hill Hotel, Batam, Kamis (29/10/2026), dengan dihadiri perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas), tokoh masyarakat, tokoh agama, mahasiswa, dosen, serta sejumlah paguyuban di Kota Batam.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Batam, Yusfa Hendri.
Seminar menghadirkan tiga narasumber, yakni Dewan Pakar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Prof. Ermaya Suradinata, S.H., M.H., M.S., yang juga mantan Ketua Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI; Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Dr. H. Budi Dermawan, S.Ag., M.Sy.; serta perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batam, Dian Hari Susanto, S.STP., M.PWK.
Dalam sambutannya, Yusfa Hendri mengajak seluruh peserta untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila serta memperkuat komitmen terhadap empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Menurutnya, keberagaman merupakan bagian dari identitas bangsa Indonesia yang harus dijaga bersama. Sejak awal berdirinya, Indonesia telah tumbuh sebagai bangsa yang terdiri atas beragam suku, agama, budaya, dan latar belakang masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan keamanan di Kota Batam yang dikenal sebagai kawasan industri, perdagangan, jasa, dan pariwisata. Sebagai daerah dengan masyarakat yang berasal dari berbagai wilayah, Batam membutuhkan komitmen bersama untuk memelihara kerukunan dan stabilitas sosial.
Pemerintah Kota Batam, lanjutnya, mengapresiasi inisiatif BMKJ Kota Batam dalam menyelenggarakan seminar tersebut. Kegiatan ini dinilai menjadi salah satu upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ideologi Pancasila dan pentingnya menjaga persatuan di tengah kemajemukan.
Ermaya Suradinata: Keberagaman Harus Menjadi Kekuatan Bangsa
Dalam sesi wawancara dengan awak media, Dewan Pakar BPIP RI, Prof. Ermaya Suradinata, menyampaikan bahwa seminar penguatan ideologi Pancasila tersebut memiliki arti penting, terlebih diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada 28 Oktober 2026.
Ia mengapresiasi antusiasme peserta dari berbagai organisasi dan paguyuban yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat merupakan langkah penting untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di Kota Batam yang memiliki karakter masyarakat majemuk.
Ermaya menilai inisiatif BMKJ Kota Batam dapat menjadi contoh bagi paguyuban lain, baik di Batam maupun di daerah lain di Indonesia, agar turut berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga arah dan tujuan nasional di tengah situasi yang terus berubah. Penguatan ideologi Pancasila menjadi salah satu landasan penting agar kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara tetap berjalan sesuai dengan cita-cita nasional.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan komitmen bersama untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan Pancasila dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk radikalisme, terorisme, dan dampak globalisasi.
Menurutnya, masyarakat perlu berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila agar keberagaman tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan kekuatan untuk membangun kehidupan yang harmonis.
Ermaya berharap Kota Batam dapat semakin memperkuat identitasnya sebagai kota yang menjunjung tinggi semangat Bhinneka Tunggal Ika dan menjadi contoh kehidupan masyarakat yang rukun di tengah perbedaan.
BMKJ Dorong Kerukunan dan Cegah Intoleransi
Sementara itu, Ketua DPD BMKJ Kota Batam, Syaiful Bahtiar, S.I.P., mengatakan bahwa penyelenggaraan seminar tersebut dilatarbelakangi perkembangan Kota Batam yang semakin pesat, baik dari sisi pertumbuhan penduduk maupun keberagaman masyarakat.
Melalui kegiatan ini, BMKJ berharap masyarakat semakin memahami pentingnya membangun hubungan yang harmonis, saling menghormati, dan menjaga persaudaraan di tengah perbedaan.
Menurutnya, penguatan ideologi Pancasila perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat tidak mudah terpecah oleh perbedaan identitas maupun kepentingan.
Seminar Jadi Puncak Rangkaian Hari Sumpah Pemuda
Ketua Panitia, Tri Bambang M.S., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus, sesepuh, pembina, penasihat, dewan pakar, serta anggota BMKJ Kota Batam yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Ia mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran demi menyukseskan seminar penguatan ideologi Pancasila.
Menurutnya, seminar tersebut merupakan acara puncak dari rangkaian kegiatan BMKJ Kota Batam dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98.
Sebelum seminar digelar, BMKJ Kota Batam telah menyelenggarakan sejumlah kegiatan, di antaranya pertandingan catur dan domino. Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus membangun kebersamaan di antara anggota dan masyarakat.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, BMKJ Kota Batam berharap semangat persatuan, toleransi, dan kebangsaan semakin tumbuh di tengah masyarakat. **Am










