Beranda / Batam / Musda II DPD PELRA Kepri dan Riau Bahas Penguatan Organisasi hingga Persiapan Pelantikan Pengurus

Musda II DPD PELRA Kepri dan Riau Bahas Penguatan Organisasi hingga Persiapan Pelantikan Pengurus

Batam, maritimraya.com (mara) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pelayaran Rakyat (PELRA) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan Provinsi Riau menggelar Musyawarah Daerah (Musda) II di Restauran Lt.2 Hotel Batam Star Nagoya, Batam, Selasa (14/7/2026).

Musda tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD PELRA Kepri dan Riau serta perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PELRA Kabupaten Bintan, Karimun, Kota Dumai, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), dan DPC PELRA Batam selaku tuan rumah.

Mewakili Ketua DPC PELRA Batam, Sekretaris DPC PELRA Batam, Harifuddin, mengatakan Musda II menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi dan koordinasi organisasi. Selain itu, forum juga membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penyusunan program kerja organisasi hingga pemaparan tugas dan fungsi masing-masing pengurus DPC, mulai dari ketua hingga jajaran pengurus lainnya, sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PELRA.

“Musda ini menjadi wadah untuk menyatukan langkah seluruh pengurus dalam menjalankan roda organisasi serta menyusun program kerja yang dapat memperkuat eksistensi PELRA di Kepri dan Riau,” ujar Harifuddin.

Ia menambahkan, forum juga menyepakati pembentukan panitia pelantikan bersama bagi kepengurusan DPD PELRA Kepri dan Riau serta DPC-DPC yang telah berakhir masa baktinya.

Ketua DPD PELRA Provinsi Kepri dan Riau, Andi Mashadiyat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus DPD dan DPC yang hadir dalam Musda tersebut. Menurutnya, kehadiran seluruh pengurus menunjukkan komitmen untuk membangun organisasi yang semakin solid.

Andi menegaskan bahwa pelaku usaha pelayaran rakyat harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi agar tetap mampu bersaing di tengah perubahan zaman.

“Pengusaha pelayaran rakyat di era modernisasi dan digitalisasi berbasis internet harus mengikuti perkembangan zaman. Selama dua tahun saya memperjuangkan agar pelayaran rakyat dapat masuk dalam ketentuan Online Single Submission (OSS), termasuk terkait kewajiban pembukaan rekening usaha,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Andi juga memaparkan tugas dan tanggung jawab pengurus DPC sesuai AD/ART PELRA agar dapat dijalankan secara optimal. Menurutnya, seluruh unsur yang tergabung dalam DPD PELRA Provinsi Kepri dan Riau telah memenuhi persyaratan organisasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia turut mengapresiasi DPC PELRA yang telah melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab), yakni DPC Inhil, Batam, Dumai, Karimun, dan Bintan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh DPC yang telah menjalankan amanah organisasi dengan melaksanakan Muscab sesuai ketentuan,” katanya.

Andi menambahkan, agenda organisasi berikutnya adalah pelaksanaan Muscab DPC Tanjungpinang, Bengkalis, dan Pekanbaru. Setelah seluruh tahapan tersebut selesai, DPD PELRA Kepri dan Riau akan menggelar pelantikan pengurus DPD dan DPC secara serentak sebagai bagian dari persiapan menghadapi Musyawarah Nasional (Munas) DPP PELRA pada 2027.

Menurutnya, PELRA yang dikenal sebagai “armada semut” memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas antarpulau. Armada pelayaran rakyat melayani angkutan penumpang, barang, hingga wisata bahari serta mampu beroperasi di perairan dangkal dan sempit yang tidak dapat dijangkau kapal berukuran besar.

Sementara itu, Ketua DPC PELRA Batam, Wandi, menyatakan kesiapan pihaknya menjadi tuan rumah pelantikan pengurus DPD PELRA Kepri dan Riau beserta seluruh DPC di kedua provinsi tersebut.

“Kami siap menjadi tuan rumah pelaksanaan pelantikan DPD PELRA Kepri dan Riau beserta DPC-DPC yang ada di Provinsi Kepulauan Riau dan Provinsi Riau. Kami berharap kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antar-pengurus dalam memajukan pelayaran rakyat di wilayah Kepri dan Riau,” kata Wandi.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *