Beranda / Kemaritiman / KM Sejahtera Bahari 89 Melaju posisi Miring Nyaris Karam diperairan Selat Sugi Muatan Diduga Bergeser

KM Sejahtera Bahari 89 Melaju posisi Miring Nyaris Karam diperairan Selat Sugi Muatan Diduga Bergeser

Batam, maritimraya.com (MARA) – Video KM Sejahtera Bahari 89 yang melaju dalam kondisi miring sekitar 45 derajat di perairan Selat Sugi, wilayah perbatasan Moro, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), viral di media sosial, Kamis (27/8/2026).

Dalam video tersebut, sejumlah anak buah kapal (ABK) terlihat berupaya mengembalikan posisi kapal agar kembali stabil. Beberapa ABK tampak berada di sisi kanan kapal, diduga untuk membantu menyeimbangkan posisi kapal yang mengalami kemiringan cukup signifikan.

Kondisi tersebut tampak mengkhawatirkan. Kapal disebut berpotensi kehilangan keseimbangan, bahkan dikhawatirkan air laut dapat masuk ke dalam kapal apabila kemiringan semakin parah.

Dalam rekaman video juga terdengar keterangan yang menyebut kapal tersebut adalah KM Sejahtera Bahari 89 dengan bobot 134 GT.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, KM Sejahtera Bahari 89 berangkat dari Sungai Guntung dengan tujuan Pelabuhan Umum Bintang 99 Persada, Batu Ampar, Batam.

Kapal tersebut diketahui mengangkut muatan berupa kardus berisi santan merek Kara yang disusun di atas palet kayu. Saat dalam perjalanan, kapal diduga menghadapi kondisi angin kencang disertai gelombang tinggi.

Cuaca buruk tersebut diduga menyebabkan palet kayu bersama kardus muatan bergeser ke sisi kiri kapal. Pergeseran muatan diduga memengaruhi keseimbangan kapal hingga akhirnya mengalami kemiringan.

Namun, penyebab pasti kapal mengalami kemiringan belum dapat dipastikan. Kondisi tersebut masih memerlukan pemeriksaan dan keterangan resmi dari pihak berwenang, termasuk terkait penataan, jumlah, serta bobot muatan yang diangkut kapal.

Syahbandar Benarkan Rencana Kedatangan Kapal

Terpisah, Kepala Pos Syahbandar Pelabuhan Umum Bintang 99 Persada, Ismet, membenarkan bahwa KM Sejahtera Bahari 89 memang direncanakan akan bersandar di Pelabuhan Bintang 99 Persada.

Namun, hingga dikonfirmasi, pihaknya mengaku belum menerima informasi maupun dokumen kedatangan kapal tersebut.

“Biasanya kapal mau masuk kolam bandar, baru kita terima dokumen kapal lalu kita input melalui sistem,” ujar Ismet.

Saat ditanya mengenai manifes, termasuk jenis barang yang diangkut serta bobot muatan KM Sejahtera Bahari 89, Ismet mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti.

“Ini enggak tahu, Pak. Coba konfirmasi ke pelabuhan asalnya. Kita belum ada dapat laporan,” katanya.

Cuaca Laut Disebut Kurang Bersahabat

Terkait kondisi cuaca di perairan, Ismet mengatakan kondisi laut saat ini memang diwarnai gelombang tinggi dan angin laut yang cukup kencang.

Menurutnya, kondisi tersebut sesuai dengan informasi cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Karena itu, ia mengingatkan nakhoda agar mempertimbangkan kondisi cuaca serta mengutamakan keamanan dan keselamatan pelayaran.

“Kalau kondisi cuaca seperti ini, nakhoda sebaiknya mengutamakan keamanan dan keselamatan pelayaran di laut,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi mengenai kondisi terkini KM Sejahtera Bahari 89, termasuk kondisi awak kapal, kerusakan kapal, maupun ada atau tidaknya korban dalam peristiwa tersebut.

Informasi mengenai penyebab kapal miring, kondisi muatan, serta langkah penanganan terhadap kapal masih menunggu keterangan resmi dari pihak terkait.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *